Yogyakarta, Suara ‘Aisyiyah –Pusat Pendidikan dan Pelatihan Muhammadiyah (PusdiklatMu) terus menunjukkan perannya sebagai pusat pengembangan dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia Muhammadiyah melalui penyelenggaraan Pelatihan Teknisi Laboratorium Level 3 Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) yang digelar pada Rabu-Kamis (14–15/1/26).
Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dan LSP Muhammadiyah, bertempat di Gedung Dasron Hamid Research Center UMY lantai 7.
Pelatihan ini diikuti oleh 20 peserta pada angkatan pertama dan dirancang sebagai program berkelanjutan yang akan dilanjutkan pada batch berikutnya. Melalui program ini, PusdiklatMu menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pelatihan berbasis kompetensi yang terstandar dan relevan dengan kebutuhan pengelolaan laboratorium perguruan tinggi.
Sebagai penyelenggara utama, PusdiklatMu menyusun kurikulum dan materi pelatihan yang mengacu pada KKNI dan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).
Materi pelatihan mencakup komunikasi profesional di laboratorium, perencanaan dan pelaksanaan kerja laboratorium, pencatatan dan penyajian data, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), penyiapan larutan kerja, hingga kalibrasi alat non-standar.
Baca Juga: Membangun Tradisi Keilmuan dalam Masyarakat
Direktur PusdiklatMu, Sarjilah, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari strategi besar PusdiklatMu dalam meningkatkan profesionalisme pegawai dan teknisi di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).
“PusdiklatMu hadir untuk memastikan bahwa pelatihan SDM Persyarikatan dilakukan secara sistematis dan sesuai standar nasional. Kami mengapresiasi UMY yang telah memberikan amanah dan kepercayaan untuk menyelenggarakan pelatihan teknisi laboratorium ini. Harapannya, model pelatihan ini dapat ditiru oleh PTMA dan AUM lainnya ke depan,” ujarnya.
Tidak hanya fokus pada peningkatan keterampilan teknis, PusdiklatMu juga memastikan adanya asesmen kompetensi sebagai bagian dari rangkaian pelatihan. Dalam pelaksanaan ini, LSP Muhammadiyah berperan melakukan asesmen untuk memastikan capaian kompetensi peserta sesuai dengan standar yang berlaku secara nasional.
PusdiklatMu sebelumnya juga telah aktif melakukan pembinaan dan pelatihan bagi pimpinan Persyarikatan melalui program Penggerak Utama bagi pimpinan UPP tingkat pusat serta Penggerak Madya bagi pimpinan di tingkat wilayah dan daerah. Rangkaian program ini memperkuat posisi PusdiklatMu sebagai lembaga pengembangan kapasitas yang konsisten dalam mendukung peningkatan kualitas SDM Muhammadiyah.
Melalui pelatihan teknisi laboratorium ini, PusdiklatMu berharap para pegawai dan teknisi di lingkungan AUM semakin profesional, kompeten, dan siap menghadapi tuntutan mutu pendidikan tinggi serta pengelolaan laboratorium modern.